Nenek Berusia 80 Tahun di Lampung Menjadi Korban Ruda Paksa, Kasusnya Masih di Selidiki Pihak Kepolisian


Baru-baru ini Lembaga Advokasi Perempuan Damar Lampung, menerima laporan mengenai seorang nenek-nenek yang sudah berusia 80 tahun menjadi korban ruda paksa.

Agen Domino

Perwakilan LAP Damar, Meda Damayanti mengatakan terkait kasus nenek 80 tahun yang menjadi korban pemerkosaan pihaknya masih belum bisa menjelaskannya secara rinci.

Dan pihaknya masih melakukan investigasi dari laporan tersebut, Direktur Eksekutif LAP Damar, Sely Fitriani mengatakan bahwa selama Januari-Oktober 2018 ada 40 kasus kekerasan terhadap perempuan yang masuk catatan LAP Damar.

Sely juga mengatakan bahwa korban yang menjadi korban pemerkosaan berusia antara 6 tahun hingga 80 tahun, sedangkan anggapan yang berkembang bahwa terjadinya pemerkosaan karena perempuan menggoda dan memancing laki-laki melalui penampilan mereka.

Tapi bagi anak-anak yang masih berusia 6 tahun, tentu tidak akan terlihat seksi atau bisa mengoda laki-laki, kasus terakhir yang mereka tangani yaitu di pertengahan bulan Desember 2018.

Dimana Tugiman (75), warga Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara yang ditangkap setelah dilaporkan telah melakukan pencabulan terhadap cucunya sendiri, RSP (11).

Agen Sakong

Namun baru-baru ini mereka dikejutkan dengan laporan bahwa ada seorang nenek berusia 80 tahun yang menjadi korban pemerkosaan dan saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihaknya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Nenek Berusia 80 Tahun di Lampung Menjadi Korban Ruda Paksa, Kasusnya Masih di Selidiki Pihak Kepolisian"

Posting Komentar