Meminta Keadilan Melalui Facebook, Wanita Ini Curhat Tentang Ibunya Diikat Hingga Ditelanjangi


Berdar sebuah video seorang wanita sedang curhat mengenai pengalaman pahitnya beredar luas di media sosial pada 12 September 2018, dan video tersebut di unggah di akun Facebooknya sendiri Siliyana Angelita Manurung.

Agen Domino


Melalui akun Facebooknya, wanita yang tinggal di daerah Medan itu meminta bantuan kepada seluruh masyarakat dan menuntut keadilan, diawal video dirinya mengatakan selamat malam teman-teman, saudara di manapun kalian berada, ini saya baru saja pulang dari Polrestabes untuk melakukan pengaduan dan visum.

Sambil menangis wanita tersebut menceritakan bahwa malam sebelumnya ada anak laki-laki yang datang kerumahnya lalu menawarkan sepatu untuk dijual, dan ternyata sepatu yang hendak di jual itu adalah barang curian.

Anak itu lantas menjual sepatu curian tersebut kepada ibu Angelita, awalnya sang ibu sudah menolak namun anak tersebut memohon dengan alasan kelaparan dan ingin membeli nasi, hal tersebut lah yang membuat ibu Angelita membelinya.

Menjelang pagi hari, Angelita terkejut ketika dibangunkan oleh tetangganya yang mengatakan bahwa ibunya diarak gara-gara membeli sepatu curian dan ia pun bergegas pergi ke lokasi kejadian.

Sesampainya di TKP Angelita mendapati ibunya sudah terikat dan pakainya nya juga sudah dilepas, lehernya juga dikalungkan sepatu yang dia beli dan saat hendak menolong ibunya Angelita malah ditinju oleh seorang pria yang berinisial MP.

MP merupakan seorang pimpinan sebuah ormas, Angelita juga mengatakan kepada pria tersebut bahwa dirinya tidak berhak menghakimi orang sesuka hatinya, namun yang terjadi Angelita malah ditinju sebanyak dua kali dibagian bibirnya.

Tidak hanya itu Angelita juga diseret menjauh dari ibunya, tidak hanya itu sang ibu kemudian diarak kembali ke lapangan bola yang berada disamping rumahnya, setelah itu MP malah memberikan dua pilihan kepada Angelita.

Pergi dari kampung atau usaha kedai tuak milik ibunya akan dihancurkan, akhirnya Angelita memilih menetap dan kedai tuak pun akhirnya dihancurkan, melalui unggahannya Angelita juga membagikan beberapa foto bangunan yang telah dihancurkan.

Beberapa oknum bahkan menuduh dua sepeda motor milik Angelita sebagai barang curian, lantas mereka juga membawa motor tersebut pergi bersama mereka atas kejadian tersebut Angelita pun menuntut adanya keadilan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Meminta Keadilan Melalui Facebook, Wanita Ini Curhat Tentang Ibunya Diikat Hingga Ditelanjangi"

Posting Komentar